PALEMBANG, Fornews,co – Ketua Badan Pemusyawaratan Desa (BPD) Tri Anggun Jaya, Muara Lakitan, Musirawas, Sumsel, Alkino,26, harus dirawat di rumah sakit. Lantaran, kritis usai dibacok oleh sekelompok orang.
Kejadian ini berawal saat korban berselisih paham dengan aparat desa terkait pembangunan siring. Dimana, pembangunan siring tersebut menggunakan dana desa dan menanggap proses pembangunan tidak sesuai dengan prosedur. Korban pun kemudian merusak papan cord an meminta pekerja untuk menghentikan pekerjaan mereka.
Atas peristiwa tersebut, pihak kepolisian setempat pun berusaha untuk melakukan mediasi hingga kedua belah pihak pun mengambil kata sepakat untuk damai. Korban pun bersedia mengganti apa yang rusak akibat ulahnya dan meminta para pekerja untuk kembali beraktivitas.
Namun, peristiwa tersebut kembali berlanjut dan korban pun didatangi oleh sekelompok orang yang diduga sebagai Pengawas Keamanan (PK) proyek pembangunan siring di desa tersebut. Bahkan, tanpa banyak bicara, tiga pelaku pun langsung mengeluarkan senjata tajam dan senjata api serta langsung melakukan penyerangan terhadap korban. Kini korban harus menjalani perawatan di rumah sakit dikarenakan mendapatkan luka bacok di kepala, dan di perutnya.
Kapolsek Muara Lakitan, Iptu M Romi mengatakan saat kejadian dirumah korban ada rekan korban yakni Nok, 45 yang berusaha melerai peristiwa tersebut. Namun, rekannya juga ikut menjadi korban penyerangan ketiga pelaku dan mngalami luka parah. Meskipun begitu, korban sempat melukai salah satu pelaku yakni AR, 40, sehingga satu pelaku berhasil diamankan oleh warga dan kini telah dibawa ke kantor polisi.
“Dua pelaku lainnya berhasil kabur usai melakukan penyerangan terhadap dua korban ini,” katanya.
Berdasarkan hasil penyelidikan sementara, peristiwa ini diduga dilatarbelakangi pembangunan siring yang sempat dipermasalahkan korban sebelumnya. Namun, pihaknya masih akan menyelidiki dan mencari dua pelaku lainnya.
Dari peristiwa tersebut, pihaknya berhasil mengamankan barang bukti berupa pistol rakitan, parang, kayu balok dan lain sebagainya. “Identitas telah kami kantongi dan kami akan mencarinya, serta akan mengambil keterangan saksi-saksi atas kejadian tersebut,” tutupnya. (lim)

















