
BATURAJA-Jalan Lintas Provinsi Lubuk Batang-Sukapindah yang menghubungkan antara Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU), dengan Kabupaten Ogan Ilir (OI) tersebut memprihatinkan. Walau di tahun 2016 ini, sempat direhab, namun kondisinya masih rusak berat dan menyisakan lubang-lubang dalam di sepanjang jalan.
“Setahu kami, tahun ini ada proyek pembangunan jalan. Tapi kok yang rusak parah tidak di perbaiki, sedangkan di beberapa titik yang tidak rusak, aspalnya di tebalkan,” keluh Isnen warga Desa Kedaton, yang depan rumahnya terdapat satu buah truck sedang dibantu membongkar muatan karena nyaris terguling, akibat masuk lubang, Selasa (06/12).
Menurut dia, jika pemerintah tidak segera menyikapi persoalan jalan rusak di daerahnya, maka akses jalan provinsi ini lebih parah lagi. Terlebih saat musim hujan seperti ini, lubang dalam tersebut di genangi air sehingga membahayakan bagi pengendara bermotor baik roda dua maupun roda empat.
“Memang, pembangunan jalan ini kok agak aneh. Pelaksananya lebih memilih memperbaiki jalan yang tidak rusak, dan meninggalkan lubang-lubang dalam seperti di depan rumah saya ini,” jelas Isnen.
Demikian juga dikemukakan Mahmud (51), salah seorang sopir truck yang melintas di Desa Kedaton. Dirinya mengaku, jika tidak di bantu warga, truck nya nyaris terguling. “Tadi mobil saya hampir terguling menimpa rumah warga. Beruntung cepat di bantu warga dan langsung di sangga dengan kayu sepanjang 4 meter,” ucapnya, sembari berharap agar pemerintah segera memperbaiki bagian jalan yang rusak parah mulai dari Desa Mendala sampai ke Suka Pindah.
Informasi yang dihimpun lubang-lubang dalam di sepanjang jalan mulai dari Desa Mendala, Kecamatan Peninjauan, sampai ke Desa Sukapindah, Kecamatan Kedaton Peninjauan Raya, yang didominasi di dalam perkampungan, yang terparah di tengah Desa Kedaton, semua kendaraan yang melintas harus hati-hati karena lubang yang dalam di genangi air. (ibr)

















