
BATURAJA, fornews.co – Menjelang puasa Ramadhan 1438 Hijriyah (H), tak hanya ayam potong dan bawang saja, yang sempat diberitakan mengalami kenaikan. Sayur mayur hingga ikan asin pun ikut naik.
Pantauan didua sentral pasar tradisional di Baturaja, Ogan Komering Ulu (OKU), yakni Pasar Baru dan Pasar Atas, Selasa (23/05), didapati harga cabai merah keriting kini naik mencapai Rp50.000 perkilogram (kg) dari harga sebelumnya Rp35.000 perkg. Selain cabai, komoditas kebutuhan dapur lainnya, seperti berbagai sayur mayur juga merangkak naik.
Menurut Zulbahri, salah satu pedagang sayur mayur di Pasar Baru Baturaja, mengatakan, kenaikannya komoditi kebutuhan sehari-hari yang ada di pasar naik rata-rata sekitar 10%. Ia mencontohkan harga kentang, yang sebelumnya Rp2.800 sekarang menjadi Rp3.000. Begitupun juga dengan sayur kol, buncis, tomat dan sayur mayur lainnya.
“Ikan asin pun mengalami kenaikan, tergantung jenis ikan asinnya. Ada yang dijual Rp48.000 dari Rp40.000 perkg. Ada pula yang sebelumnya Rp15.000 jadi Rp20.000. Kemudian, ada juga yang naik jadi Rp30.000, dimana sebelumnya Rp20.000,” bebernya.
Zulbahri mengatakan, kenaikan berbagai jenis kebutuhan dapur ini terjadi sejak beberapa hari belakangan. Dimana dirinya menyebutkan salah satu faktor pendukung kenaikan harga karena stok kurang, utamanya sayur. “Kenaikan harga ini tentu berdampak pada pengurangan pembelian oleh konsumen. Terutama ibu-ibu rumah tangga yang menggunakan komoditas dapur dari pasar untuk keperluan masak sehari-hari,” ucapnya.
Para ibu rumah tangga juga terpaksa membeli kebutuhan secukupnya saja. Seperti ibu Lisa, yang tengah membeli cabai keriting, mengatakan bahwa sebelum terjadi kenaikan, dirinya membeli cabai bisa 1kg. “Tapi sekarang, cuma bisa beli setengah kilo (1/2 kg). Soalnya masih banyak yang harus dibeli selain cabe. Belum lagi sayuran naik semua,” eluhnya. (gus)

















