
SEKAYU, fornews.co – Terobosan peningkatan sumber daya manusia (SDM) guna menunjang kesejahteraan masyarakat, patut ditiru bagi kabupaten/kota lainnya. Tahun 2017 ini, Pemkab Musi Banyuasi (Muba), akan memberikan beasiswa bagi pelajar terbaik bagi santri di Bumi Serasan Sekate dengan program santri jadi dokter (SJD).
Kabid Pembinaan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Muba, H Fauzi Asran SE menerangkan, SJD merupakan salah satu program Pemkab Muba, dalam menyejahterakan masyarakat. Lulusan terbaik program beasiswa SJD Tahun 2017 ini nantinya akan kembali ke Muba untuk mengabdi ke masyarakat.
“SJD merupakan bentuk kerjasama antara Pemkab Muba, dengan UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, tentang kerjasama pengembangan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi serta SDM, didasari perjanjian beasiswa SJD yang telah ditandatangani sejak 2015 lalu,” ujar Fauzi, Senin (22/05).
Ia menyebutkan, program ini sendiri akan menjaring lima lulusan terbaik. Dimana saat ini, pihaknya sedang menyeleksi calon SJD 67 pelajar dari tiga lembaga pendiikan Islam, meliputi MAN Model Sekayu, MA Ponpes Nuril Islam Batang Hari Leko, dan MA Ponpes As-Salam Sungai Lilin, Muba.
“Saat ini sudah tahap ujian akhir seleksi calon SJD, yang kita selenggarakan di SMP N 6 Sekayu. Harapan kita, siapapun yang lulus, tentunya dalam memaksimalkan program ini dan kembali untuk mengaplikasikan ilmunya di masyarakat Muba,” katanya.
Program pendidikan SJD merupakan bentuk kerjasama antara Pemkab Muba dengan UIN Syarif Hidayatullah Jakarta Nomor : 13/Mou-Dikbud/2015 dan UN. 01/F.01.6/535/2015 pada tanggal 20 Maret 2015 tentang Kerjasama Pengembangan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi serta Sumber Daya Manusia. Kemudian Perjanjian Kerjasama Pemkab Muba dengan UIN Syarif Hidayatullah Jakarta Nomor : 1636.B/Dikbud/2015 dan Un.07/F.10/OT.01.6/1311n/2015 Tanggal 20 Maret 2015 tentang Pelaksanaan Kegiatan Beasiswa Santri Jadi Dokter.
Kepala Seksi (Kasi) Peserta Didik dan Pengembangan Karakter Disdikbud Muba Drs H Thamrin Nawawi MPdI menambahkan, dari 67 peserta tersebut akan diseleksi dan dipilih 5 Orang, yakni 3 orang untuk program dokter dan 2 orang program farmasi. “Hasil tesseleksi ini, akan diumumkan pada tanggal 21 Juni 2017,” timpalnya sembari merincikan, peserta tes tahap akhir tersebut diikuti oleh 44 orang dari program dokter dan 23 orang dari program farmasi. (cak)
















