PALEMBANG, fornews.co – Kerusakan berbagai fasilitas di kawasan Jakabaring Sport City (JSC) akibat angin kencang Sabtu (27/10) siang ditaksir mencapai Rp20 miliar.
Hal itu disampaikan Gubernur Sumsel Herman Deru saat meninjau langsung kondisi JSC, Minggu (28/10) sekitar pukul 14.30 WIB. Menurut Deru, dia dan rombongan sudah memantau langsung kerusakan di 14 titik yang tersebar di berbagai venue.
“Kita bersyukur bahwa bencana kemarin sore tidak menimbulkan korban jiwa. Kemarin saya langsung perintahkan Sekda dan Direktur JSC bersama PU untuk menginventarisir (kerusakan). Tapi saya lebih puas kalau melihat sendiri, hasilnya memang sebagian parah, sebagian sedang dan sisanya hanya rusak ringan. Langsung saya suruh hitung semalam, banyak juga, kerugiannya total hampir Rp20 miliar,” kata Deru.
Menurut Deru, ada beberapa venue yang kerusakannya membutuhkan biaya yang cukup besar. Seperti venue aquatik dimana membran di bagian atasnya robek semua. Diperkirakan biaya perbaikan membran itu hampir Rp4 miliar. Kerusakan yang dialami venue atletik juga besar seperti tower lampu yang roboh dan diperkirakan butuh lebih Rp6 miliar untuk perbaikan.
“Saya sudah instruksikan (perbaikan) yang tidak mengganti material segera atasi. Untuk yang riskan terhadap mesin dan kelistrikan seperti di venue boling segera atasi biar air tidak masuk,” tuturnya.
Deru pun menegaskan perbaikan berbagai fasilitas di JSC ini harus secepatnya. Sebab, berbagai agenda olahraga maupun kegiatan lainnya sudah menunggu. “Harus cepat. Saya targetkan sebelum ganti tahun sudah selesai semua,” tegasnya.
Mengenai kemungkinan adanya kelalaian dari pihak kontraktor dalam pembangunan berbagai venue yang mengalami kerusakan, Deru menepis hal itu. Sebab menurutnya, konstruksi seluruh venue di JSC tentu sudah sesuai dengan standar kelayakan dan keamanan konstruksi yang ada.
“Konstruksi pasti sudah direncanakan dengan matang. Tapi kita juga tidak ada yang bisa prediksi angin kencang datang,” tukas Deru.
Sementara itu, Kepala Dinas PU Cipta Karya Provinsi Sumsel Basyaruddin Akhmad menambahkan, pihaknya telah menginventarisasi kerusakan di semua venue. Namun hal itu lanjut Basyar, hanya bersifat sementara. Untuk memastikannya, lanjut dia, pihaknya akan memanggil ahli struktur untuk melakukan rekapitulasi real kerugian akibat bencana ini.
“Sementara ini kita gunakan Permen PU dalam menghitung kerugian, bahwa kerusakan ringan 25% dari biaya bangunan awal. Kalau sedang 40% dan berat 70%. Bukan tidak mungkin (pembangunan ulang) strukturnya dilakukan penggantian seperti di venue tenis yang tiang penyanggah atapnya roboh. Taksiran sementara kerugian di tenis Rp4 miliar. Itu karena kita akan bangun struktur baru untuk perkuatan,” tutur Basyar.
Diakui Basyar, dari 14 titik yang kerusakan paling berat tenis dan atletik. Sementara untuk venue aquatik perbaikannya diperkirakan mahal karena memang membrannya yang rusak itu kualitas bagus karena standar internasional dari Prancis.
“Aquatik itu kerugiannya Rp3,6 sampai 4 miliar. Itu mahal di membrannya,” terang Basyar.
Ditambahkan Basyar, sebenarnya tiga bulan sebelum pelaksanaan Asian Games, JSC pernah juga dihantam angin puting beliung. Akan tetapi waktu itu angin yang datang tidak sampai menghancurkan.
“Tapi (angin kencang) yang kemarin itu ekstrem anginnya. Konstruksi yang tertutup solid yang terangkat. Kalau yang ada lubang untuk lari anginnya agak tertolong (dari kerusakan),” katanya. (ije)
Daftar Kerusakan Venue JSC
– Venue Tenis
Atap penyanggah atap patah dan roboh
– Venue Aquatik
Membran atasnya robek
– Venue Atletik
Dua tower lampu penerangan lapangan roboh menimpa pagar, public toilet, atap tribun lepas
– Venue Boling
Rusak pada atap dan plafon bagian belakang
– Panjat Tebing
Atap terangkat
– Warehouse
Kerusakan bagian atap belakang
– Dining Hall
Bocor di bagian atap belakang
– Wisma Atlet Rusunawa
Atapnya ada yang sebagian terangkat
– Public Toilet
Satu tertimpa tower lampu di venue atletik, satu pecah diterpa angin di venue dayung
– GOR Ranau dan Dempo
Atapnya lepas tertiup angin
– Venue Dayung
Hampir seluruh atap tribun lepas
– Rumah Ponton Ski Air
Roboh
– Venue Voli Pantai
Dinding bangunan retak

















