PALEMBANG, fornews.co – Memasuki awal November, situasi perkembangan Covid-19 di Kota Palembang dilaporkan terus melonjak. Pertanggal 1 November 2020 tercatat penambahan 21 konfirmasi positif sehingga totalnya kini tembus 3.510 kasus.
“Total konfirmasi positif berjumlah 3.510 kasus, terdiri dari jumlah pasien simptomatik 1.928 orang dan asimptomatik atau tak bergejala 1.582 orang,” ungkap Kasi Pencegahan dan Penyakit Menular Dinas Kesehatan Kota Palembang, Yudhi Setiawan, Minggu sore.
Dia mengatakan, penambahan kasus konfirmasi positif hari ini diikuti dengan penambahan kasus suspek sebanyak 33 orang dan kontak erat 20 orang. Dengan demikian, total masing-masing kini sebanyak 14.038 suspek dan 3.065 kontak erat.
Laporan penambahan juga terdapat pada angka sembuh Covid-19, yakni sebanyak 40 orang. Menurut Yudhi, bertambahnya jumlah sembuh ini menjadikan total data sembuh di Palembang mencapai 2.872 orang. Begitu juga untuk pasien meninggal, diketahui bertambah 2 orang sehingga total meninggal menjadi 206 orang.
“Angka probable yang nihil penambahan hari ini, totalnya data masih di angka 151 probable. Data periode 1 Februari – 1 November probable yang dirawat 35 orang dan meninggal 116 orang,” sebutnya.
Sementara itu, Tim Pakar Satgas Penanganan Covid-19 Sumatera Selatan, Prof Yuwono justru menyatakan, situasi perkembangan Covid-19 saat ini relatif sudah mereda dan stagnan di area rendah. Seiring dengan data peta sebaran kasus Satgas Covid-19 nasional diketahui sebagian besar kabupaten kota di Sumsel berada di zona oranye atau wilayah dengan risiko sedang penyebaran virus.
“Sumsel sebenarnya sudah mereda sejak Agustus dan Oktober. Jadi, ketika Sumsel akan gelar event besar seperti Grand Fondo pada bulan November, saya kira silahkan saja tapi tetap waspada dengan menerapkan protokol kesehatan,” ujarnya.
Protokol kesehatan yang dimaksud bukan sekedar 3M (memakai masker, mencuci tangan dengan sabun, dan menjaga jarak). Menurut Direktur RS Pusri ini, protkes yang tepat seharusnya dengan tambahan edukasi, isolasi bagi yang positif, hanya sehat yang boleh berkumpul, dan menjaga imunitas.
“Kriteria sehat itu tidak lemas, tidak hilang nafsu makan, dan bisa tidur tanpa obat tidur,” jelasnya. (yas)
#satgascovid19 #ingatpesanibu #ingatpesanibupakaimasker #ingatpesanibujagajarak #ingatpesanibucucitangan #pakaimasker #jagajarak #jagajarakhindarikerumunan #cucitangan #cucitangandengansabun
















