
BATURAJA, fornews.co – Resah akibat seringnya listrik padam di wilayah Ogan Komering Ulu (OKU), sebuah Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) lingkungan gelar aksi datangi Kantor Perusahaan Listri Negara (PLN) Rayon Baturaja, guna mempertanyakan kinerja perusahaan milik negara yang dinilai tidak maksimal, Kamis (23/02).
Pantauan di lapangan, massa aksi yang mengatasnamakan Lembaga Penelitian Pengembangan Pembangunan dan Dampak Lingkungan (LP3L) memberikan surat pernyataan sikap menilai PLN Baturaja, tidak mau tahu kerap melakukan pemadaman listrik tanpa pemberitahuab secara terus menerus. Kemudian mereka juga menganggap kinerja pimpinan PLN Rayon Baturaja, cendrung menurun pelayanannya.
“PLN Tidak pernah tau-menahu tentang bagaimana warga OKU, mencari uang untuk membayar listrik setiap bulan. Jika tidak membayar listrik di rumah mereka akan diputus, sedangkan apa yang didapat oleh warga dari PLN? Sering terjadi pemadaman, secara rutin tanpa ada konfirmasi dengan alasan selalu ada kerusakan dan perbaikan,” ujar Koordinator Lapangan (Korlap) massa aksi Rahmat Saleh.
Kekesalan yang dituangkan dalam aksi tersebut, mereka (massa aksi) meminta agar tiga pimpinan PLN Rayon Baturaja, Area Lahat, yakni Managernya Junaidi, Supervisor Teknis Yudi Adha, dan Supervisor Administrasi Marlisa, mengundurkan diri karena dianggap telah gagal dalam melaksanakan tugasnya.
Sementara, Asisten Managar Jaringan PLN Area Lahat, Agung Fajar Sentosa menanggapi tuntutan massa aksi menyampaikan, hal ini akan menjadi evaluasi kinerja PLN Rayon Baturaja, secara keseluruhan. Baik itu pemadaman atau yang lainnya. “Tuntutan agar tiga pimpinan mundur akan disampaikan kejenjang yang lebih tinggi. Karena bukan wewenang kami untuk memutuskannya,” terangnya.
Lebih lanjut Agung mengatakan, jika pihaknya akan segera melakukan perbaikan semaksimal mungkin. Pihaknya juga akan segera melakukan rapat mencari penyebab seringnya pemadaman listrik. “Seringnya pemadaman listrik disebabkan oleh kerangka layang-layang, dan faktor alam,” tukasnya sembari mengatakan, kalau listrik sering padam sudah dari dulu. (wil)
















