KAYUAGUNG, fornews.co – Abdi (35) warga Desa Pelimbangan, Kecamatan Cengal, Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) tewas di tangan adik iparnya, R (20), Minggu (19/04) siang. Sang adik ipar diduga emosi setelah ditagih utang oleh korban dengan cara yang kasar.
Informasi yang dihimpun, hal ini diawali saat pelaku dan korban bertemu untuk mencari sinyal handphone. Pada pertemuan tersebut, korban menanyakan mengenai utang kepada tersangka apakah akan segera dikembalikan atau belum.
“Berdasarkan keterangan yang didapatkan saat itu korban mengatakan uang tersebut akan diberikan kepada ibunya untuk membeli beras dan membayar upah giling padi. Saat itu, pelaku menjawab nanti dulu,” kata Kasubbag Humas Polres OKI, AKP Iryansyah, Senin (20/04) pagi.
Tak lama berselang, saat pelaku duduk di ayunan sambil menelpon, korban menghampiri dan tiba-tiba melepaskan tendangan yang mengarah ke dada pelaku sehingga mengakibatkan pelaku terjatuh dari ayunan dan korban kembali menendang pelaku. Setelah itu, lanjut Iryansyah pelaku kembali berdiri sementara korban kembali memukul korban.
“Pelaku yang tak terima perbuatan tersebut mencoba mendorong korban. Merasa ada perlawanan dari pelaku, korban mengambil pisau dari dalam tas dan kemudian pisau tersebut ditusukkan ke arah pelaku. Tapi saat itu pelaku berhasil mengelak tapi korban kembali menusukkan pisau yang dibawanya itu ke pelaku dan ditangkis pelaku menggunakan tangan sehingga pelaku mengalami luka robek, tapi pisaunya berhasil direbut pelaku,” tutur Iryansyah.
“Korban masih berusaha menganiaya pelaku dengan kembali memukulnya menggunakan kayu dan mengenai kepala pelaku dan pelaku kembali terjatuh,” katanya menambahkan.
Saat pelaku berdiri kembali, lagi-lagi korban hendak memukul pelaku dan ketika itu pelaku menusukkan pisau yang berhasil direbutnya dari korban hingga menusuk dada korban.
“Saat itu korban masih belum sadar bahwa dia telah terluka dan masih berusaha memukul pelaku. Korban berhenti setelah ada warga yang menghentikan sambil berteriak, dan selanjutnya korban dibawa ke Puskesmas untuk mendapatkan perawatan tapi akhirnya nyawa korban tak tertolong,” jelasnya.
Masih kata Iryansyah, pelaku berhasil diamankan sekitar 30 menit usai kejadian, di mana saat itu pihak Polsek Cengal mendapatkan informasi terkait hal ini dan langsung menuju ke TKP. Tiba di TKP, polisi menemukan pelaku masih berada di TKP dan langsung melakukan penangkapan dan melakukan olah TKP.
“Pelaku diamankan di Mapolsek Cengal berikut barang bukti pisau yang digunakan untuk menusuk korban,” pungkasnya. (rif)

















