
INDRALAYA-Innalillahi wainna ilaihi rojiun, berita duka datang dari keluarga Airil Silavia, suami dari Airil, AKBP Asep Jajat Sudrajat SIk, mantan Kapolres Ogan Ilir (OI) pada 20 September 2013 sampai April 2015 mendadak meninggal dunia, Senin (7/11) sekitar pukul 06.30WIB. AKBP Asep J Sudrajat yang dikenal sosok berkepribadian baik dan bijaksana ini wafat di rumah duka Jalan Sangkuriang Bar II Dalam No 8, Cipageran, Cimahi Utara Kota Cimahi Jawa Barat.
Diketahui, pada malam sebelumnya almarhum AKBP Asep sempat mengikuti kegiatan keagamaan Tabligh Akbar yang berjarak tak jauh dari kediamannya. Almarhum wafat secara mendadak. Menurut keterangan Kompol Suhardiman SH, personil Polda Sumsel yang pernah menjabat sebagai Kepala Satuan Reserse Kriminal (Reskrim) disaat almarhum AKBP Asep menjabat Kapolres OI menerangkan, saat ini dirinya sedang bertolak menuju ke rumah duka di Cimahi Jawa Barat.
“Saya baru dapat informasi pagi ini, Senin (7/11) pukul 06.00WIB, kalau Bapak (AKBP Asep) meninggal dunia. Rencananya, beliau akan dimakamkan ditempat tinggalnya ba’da Dzuhur ini,” kata Kompol Suhardiman SH saat dihubungi melalui via telepon seluler Senin (7/11). Secara pribadi, dirinya mengucapkan belasungkawa sedalam-dalamnya atas meninggalnya AKBP Asep Jajat Sudrajat SIk.
Ucapan belasungkawa juga disampaikan oleh Kapolres OI AKBP M Arief Rifai SIk. “Kita sampaikan belasungkawa sedalam-sedalamnya kepada keluarga yang ditinggalkan diberi ketabahan,” ucap Kapolres OI. Diketahui, usai menjabat sebagai Kapolres OI pada April 2015 lalu, almarhum AKBP Asep berpindah tugas dengan jabatan sebagai Kasubag Ops Sespimti Lembaga Pendidikan Polri (Lemdikpol) Lembang Jawa Barat.
Mendapati informasi mantan Kapolres OI wafat, seluruh elemen masyarakat OI merasa sangat kehilangan. Bahkan di media sosial, netizen mengucapkan berbelasungkawa atas kepergian almarhum. Almarhum dikenal sosok yang baik dan dekat dengan semua lapisan masyarakat.
Ketua DPRD OI H Ahmad Yani mengaku sangat kaget dan tidak menyangka beliau secepat itu pergi meninggalkan semua, umumnya masyarakat Ogan Ilir merasa sangat berduka. “beliau adalah orang yang sangat baik dan sangat dekat dengan semua golongan serta taat ibadahnya. Bahkan sampai saat terakhir dengan beliau, kita masih sering berkomunikasi walaupun lewat sosial media. Pasti kenangan baik bersama beliau tidak akan terlupakan,” kenang politisi Partai Golkar OI ini.
Humas Ogan Ilir Sapta juga mengaku sangat kehilangan akan sosok orangtua seperti AKBP Asep Jajat Sudrajat.
“Walaupun almarhum tidak lagi menjabat Kapolres OI, namun kenangan bersama beliau masih sangat terasa sampai saat ini. Melalui media sosial pun, saya masih berkomunikasi dengan beliau. Beliau merupakan sosok yang menjadi panutan bagi semua orang. Apalagi soal agama juga sangat mendalami,” kenangnya.(fian)

















