PALEMBANG, fornews.co – Tempat sampah di Jembatan Ampera bagian seberang ilir terbakar Rabu (01/01) sekitar pukul 18.05 WIB. Peristiwa ini sempat mengakibatkan kemacetan di ikon Kota Palembang ini.
Kobaran api yang sempat membesar membuat pengendara yang melintas di Jembatan Ampera maupun masyarakat pejalan kaki sempat dibuat heboh. Arus lalu lintas di jembatan pun tersendat karena pengendara melambatkan laju kendaraan dan penasaran kenapa tempat sampah tersebut bisa terbakar hebat.
Hampir 10 menit api berkobar tanpa ada yang memadamkan. Beberapa masyarakat yang melintas pun tak berani mendekat. Sampai akhirnya ada seorang petugas kepolisian yang melintas dan menyiramkan air mineral ke tempat sampah untuk memadamkan api. Tak berapa lama api pun padam, meski tempat sampah yang terbakar hanya menyisakan besi penyanggahnya.

Dari keterangan beberapa masyarakat yang ada di sekitar lokasi terbakarnya tempat sampah tersebut, peristiwanya berlangsung cepat dan tidak diketahui penyebab pasti asal api. Apalagi saat peristiwa terjadi, kondisi lalu lintas sedang padat.
“Tidak tahu juga saya bagaimana awalnya tempat sampah itu terbakar. Tahunya sudah ada asap hitam dan api cukup besar,” ujar Ujang seorang wisatawan asal Padang yang sedang menikmati suasana sore di Jembatan Ampera.
Ujang pun menyesalkan adanya peristiwa ini. Sebab Jembatan Ampera merupakan salah satu destinasi wisata yang paling banyak didatangi wisatawan.
“Cukup terkejut juga ada peristiwa ini. Soalnya ini kan tempat ramai pengunjung. Mudah-mudahan ini bukan kesengajaan untuk membuat pengunjung tidak nyaman,” katanya.
Sementara itu, seorang pedagang yang tak jauh dari TKP menuturkan, peristiwa perusakan fasilitas umum di Jembatan Ampera sudah sering terjadi. Akan tetapi sepengetahuannya belum pernah ada yang tertangkap bahkan ditindak.
“Pengawasannyo katek. Mugolah katonyo ado CCTV di Ampera ini tapi dak jelas jingok siapo bae yang ngelakuke perusakan. Harusnyo pelaku yang merusak fasilitas umum tuh ditangkepi, jangan dibiarke. Tapi ini pecak didiemke bae, yo tambah ladas,” tutur pria paruh baya ini kesal.
Perusakan fasilitas umum di Jembatan Ampera bukan kali ini terjadi. Beberapa bulan lalu tempat sampah di trotoar jembatan di seberang ulu juga pernah terbakar. Sebelumnya tiang pembatas trotoar jembatan dengan jalan juga patah dihantam mobil pikap. Bahkan tiang pembatas tersebut kini sudah banyak yang hilang di beberapa bagian diduga dicabut untuk memudahkan sepeda motor naik ke trotoar. Kemudian tiang lampu hias di sepanjang jembatan yang merupakan ikon Kota Palembang ini juga banyak yang hilang. (ije)

















