PALEMBANG, fornews.co- Kepala Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga dan Tata Ruang (Kadis PU BM dan TR) sumsel, Ucok Hidayat menyatakan, pada prinsipnya mendukung penuh apa yang menjadi temuan-temuan Wakil Gubernur (Wagub) Sumsel Ishak Mekki, terhadap pengerjaan proyek jalan di wilayah Belitang, OKU Timur.
“Temuan ini akan segera kita tindak lanjuti. Seandainya terjadi permasalahan, segera kita perbaiki. Kita akan lakukan pemeriksaan ke pengerjaan jalan tersebut. Jika memang terbukti benar, kita akan lakukan pembokaran. Kalau tetap dilakukan, tidak akan kita bayar,” tegas Ucok, di ruang kerjanya, Jumat (22/09)
Hanya saja, papar Ucok, untuk paket Kurungan Nyawa – Gumawang yang dikerjakan PT Karni Jaya Nusantara dan paket Gumawang – Petanggan oleh PT Harapan Tri Guna, serta pengerjaan ruas jalan di Belitang yang dilakukan PT Putra Gemilang Nikom (PT PGN) selaku pihak kontraktor, dinilai sudah benar dan sesuai dengan Rancangan Anggaran Biaya (RAB). Karena, pada pemasangan kerangka besi untuk membangun jalan beton semen (rigid pavement ) tersebut, memang menggunakan dua jenis besi, yakni dowel dengan ukuran 22 milimeter (mm) dan tie bar dengan ukuran 12 mm.
“Memang kerangka besi itu tidak seluruhnya menggunakan besi tulangan dowel, namun menggunakan tie-bar yang berukuran 12 mm. Besi dowel hanya digunakan pada bagian atas kerangka, sementara cincinnya menggunakan besi tie bar seperti yang dilihat Pak Wagub pada waktu itu,” paparnya, yang juga didampingi Kabid Jalan PUBM Sumsel, Ir Muchtar MA.
Ucok mengungkapkan, sesungguhnya pengerjaan ruas jalan provinsi tersebut tidak menyalahi RAB. “Jika dikatakan tidak sesuai RAB, itu salah. Anak buah saya sudah mengecek ke lokasi, dan sesuai dengan RAB. Kalau memang ada ketidaksesuaian, anak buah saya siap dipecat,” ungkapnya.
Mantan Sekda Kota Palembang ini menambahkan, apa yang terjadi di lapangan dikarenakan adanya miss komunikasi saja. Namun jika benar menyalahi RAB pihaknya siap bertanggungjawab. “Jangan sampai timbul kesalahpahaman, apalagi jangan sampai dibilang kerja asal-asalan. Karena kasihan teman-teman sudah bekerja maksimal. Kita juga ingin masyarakat tahu, bahwa proyek ini dikerjakan dengan benar,” tandasnya.(tul)

















