
PALEMBANG-Wakil Gubernur Sumsel H Ishak Mekki memaparkan, akibat cuaca ekstrim dengan curah hujan yang cukup tinggi dibeberapa daerah wilayah Sumsel, mengakibatkan beberapa jalan provinsi mengalami kerusakan. Bahkan di beberapa titik rawan bencana longsor mengakibatkan akses jalan terputus.
“Kejadian tanah longsor yang mengakibatkan jalan terputus kerap terjadi di beberapa daerah, salah satunya di Kabupaten OKU Selatan yang belum lama ini terjadi longsor dibeberapa titik. Pemprov Sumsel terus berupaya menangani permasalahan ini, baik melalui upaya jangka pendek dan upaya jangka panjang serta fokus pada titik yang dianggap rawan,” paparnya, saat menerima Bupati OKU Selatan, Popo Ali Martopo B. Commerce beserta jajarannya dalam rangka koordinasi terkait kondisi jalan di Kabupaten OKU Selatan, pertemuan berlangsung di ruang rapat Gubernur Sumsel, Selasa (6/12).
Ishak mengungkapkan, salah satu kendala yang diahadapi, yakni kondisi anggaran yang saat ini sedang sulit. Namun, pihaknya terus melakukan upaya, bagaimana caranya mengatasi permasalahan ini dengan upaya pencegahan hingga melakukan penanganan khusus di titik yang dianggap rawan. “Kalau terjadi longsor harus dilakukan penanganan khusus, jangan sampai jalan tersebut tidak bisa dilalui. Apalagi, ini sudah memasuki tahun baru, tentu aktifitas masyarakat akan meningkat,” ungkapnya.
Sementara, Kepala Dinas PU Bina Marga Provinsi Sumsel Dr. Ir H Syamsul Bahri MM mengatakan, di Sumsel sendiri adat 11 titik rawan longsor tersebar di berbagai daerah. Bahkan, yang mengalami longsor sekalipun secara bertahap sudah dilakukan penanganan secara keseluruhan. “Namun secara permanen belum bisa terlaksana, karena berbagai kendala diantaranya terkait pendanaan atau anggaran,” katanya.
Syamsul menjelaskan, jika didapati kondisi yang mendesak di beberapa titik rawan tersebut, pihaknya telah mensiagakan alat berat dan akan dilakukan penarikan alat berat ke titik yang mendesak tersebut. “Sesuai Instruksi Gubernur, awal Januari semua jalan provinsi dilakukan perbaikan dan pemeliharaan, saat ini sudah dilakukan penyusunan draf dan persiapan lainnya,” tutupnya. (tul)

















