PALEMBANG, fornews.co – Secara umum kondisi venue olahraga di Kabupaten OKU layak untuk menggelar berbagai pertandingan di Porprov Sumsel XIII tahun 2021. Meski demikian masih ada beberapa hal yang harus dibenahi oleh Pemerintah daerah dan panitia lokal.
Selama tiga hari pengurus Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Provinsi Sumatra Selatan (Sumsel) turun langsung ke sejumlah venue di Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) yang menjadi tuan rumah bersama Porprov Sumsel XIII 2021. Peninjauan yang dilakukan oleh bidang pembinaan prestasi (Binpres) KONI Sumsel ini untuk melihat sejauh mana kesiapan venue untuk menggelar pertandingan.
Wakil Ketua Umum I KONI Sumsel Ahmad Yani mengaku sengaja datang ke Kota Baturaja untuk melihat secara langsung kondisi sejumlah venue yang akan digunakan pada gelaran Porprov 2021. Terlebih lagi, ada 13 cabang olahraga (Cabor) yang akan dipertandingkan di OKU.
“Kami sudah melakukan survei dan pengecekan ke sejumlah venue di Kabupaten OKU dan sudah dipastikan 60 persen venue sangat layak untuk digunakan,” ujar Yani, Sabtu (06/06).
Yani menjelaskan, dari hasil pengecekan venue pertandingan di Kabupaten OKU sudah cukup baik dan cukup memenuhi standar. Hanya saja, masih diperlukan rehabilitasi atau perbaikan ringan terutama masalah kebocoran atap, WC, fasilitas air bersih, dan beberapa hal minor lainnya.
“Khusus venue atletik, pembanguan gravel atau penambahan lintasan masih menunggu keputusan akhir dari kawan-kawan di OKU Timur. Karena OKU Timur masih berharap cabor atletik bisa dipertandingkan disana. Kemudian keputusan akhir mengenai venue pertandingan menunggu kunjungan dari tim Technical Delegate,” tegas Ketua Pengurus Provinsi (Pengprov) Wushu Indonesia Sumsel itu.
Sementara itu, Wakil Ketua Bidang Pembinaan Prestasi (Binpres) KONI Sumsel Yusef Rizal menambahkan, secara umum kondisi venue di Kabupaten OKU cukup baik untuk menggelar event sekelas Porprov. Hanya saja dia menyarankan, KONI OKU untuk memaksimalkan aset milik pemerintah daerah (Pemda) guna menekan biaya.
“Kalau bisa tidak usah sewa venue, tapi manfaatkan fasilitas yang ada. Seperti lokasi lapangan golf PT Semen Baturaja itu sangat bagus, tidak perlu sewa lagi. Secara umum OKU tidak memiliki masalah untuk menggelar Porprov,” tuturnya.
Dalam kunjungan itu, tim survei KONI Sumsel mengecek satu per satu kondisi venue yang diusulkan menjadi lokasi pertandingan. Antara lain, cabor renang di City Water Fun dan kolam renang Baturaja milik Pemda, kempo di Islamic Centre (Pemda), wushu dan sambo di Gedung Kesenian Pemda OKU, panahan serta woodball di Lapangan Golf PT Semen Baturaja.
Selanjutnya, tenis lapangan di Lapangan Tenis Merdeka dan lapangan Tenis Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kabupaten OKU, bulutangkis dan bola basket di GOR Baturaja, futsal di Lapangan Saigon (swasta), tinju di lapangan GOR Baturaja (Pemda), bola tangan di Lapangan Stadion Kemiling (Pemda), dan tenis meja di Wisma Ganesha (BUMN). (ije)

















