
BATURAJA-Dewan Kesenian Ogan Komering Ulu (DK OKU), dalam melestarikan kesenian daerah berupa tari sambut, menggelar lomba yang melibatkan sanggar-sanggar tari di Bumi Sebimbing Sekundang, yang diseleggarakan di Gedung SKB Baturaja, Sabtu (29/10).
Hadir di acara pembukaan sekaligus mewakili Bupati OKU, Asisten I Setda OKU Mirdaili SSTP MSI, bersama Kadisporabudpar Faisol, Camat Peninjauan Feri Iswan serta beberapa sataf pemerintahan di OKU. Dalam sambutannya, Ketua DK OKU Hj Tina Melinda menyampaikan, lomba tari sambut ini bertujuan untuk melestarikan kesenian tradisional yang sudah ada sejak zaman kerajaan.
Tari sambut merupakan tari tradisional kabupaten OKU, guna menyambut para tamu kehormatan dalam sebuah acara-acara formal yang biasa dijumpai kegiatan-kegiatan besar menghadirkan pejabat baik diselenggarakan pemerintahan maupun di luar pemerintahan.
“Alhamdulillah antusias masyarakat khususnya generasi muda, begitu tinggi untuk melestarikan kesenian kita (tari sambut). Dalam perlombaan, sebanyak 13 regu dari setiap sanggar kesenian setiap kecamatan yang tersebut di OKU,” kata Tina.
Anggota DPRD Sumsel, ini menjelaskan eksistensi tari sambut sendiri sering diperagakan di dalam maupun di luar gedung. Dari situ muncul persepsi bahwa tari sambut banyak jenis di masyarakat. “Maka dengan adanya perlombaan ini, selain ajang kompetisi juga media sosialisasi sehingga diharapkan dapat menyatukan persepsi yang berkembang. Tari sambut hanya ada satu. Ke depan untuk penyambutan sudah ada tari dengan satu tujuan,” terangnya.
Sambung Tina, untuk terus menumbuhkan kesenian daerah suapaya tidak tergerus zaman terutama tari sambut, DK OKU memiliki program mengajarkan tari sambut kepada siswa-siswi tingat dasar dan menengah. Beberapa bidang program DK OKU yang meliputi tari, teater film, musik dan lagu. “Ini (tari sambut) merupakan kebanggaan kita. Jadi, harus ditanamkan sejak dini pada generasi muda. Alhamdulillah pesertanya dari seluruh OKU tersebar dari sanggar dan sekolah,” ucapnya .
Semenatara itu Asisten 1 Setda OKU Mirdaili mengaku, sangat berterima kasih atas jerih payah DK OKU, serta pihak-pihak yang turut melestarikan kesenian lokal yang memupuk semangat menjaga warisan nenek moyang khususnya masyarakat Bumi Sebimbing Sekundang.
“Perkembangan zaman sangat berpengaruh terhadap generasi muda. Bila mereka tidak dibina dengan baik, dikhawatirkan generasi muda tidak faham bahkan tidak mengenal nantinya atas budayanya sendiri. Melalui kegiatan ini, setidaknya bisa menginventarisir keterampilan sebagai kekuatan yang besar,” ujar Mirdaili yang juga mengatakan Pemkab sangat terbantu dalam melestarikan seni budaya di OKU.
Camat Peninjauan Feri Iswan, yang turut hadir mengawal timnya sanggar tari binaan PKK Peninjauan Putri Candi mengatakan, penari-penari di wilayah kerjanya memaksimalkan dari setiap sekolah dan dilatih sehingga ada kesinambungan jenjang yang menguasai tari sambut. “Kita kirim satu tim, ini binaan PKK Kecamatan Peninjauan, semoga saja bisa menang,” tandasnya. (ibr)

















