SEKAYU, fornews.co – Pemkab Muba melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan melakukan Memorandum Of Agreement (MoA) dengan Universitas PGRI Palembang, di Gedung Dharmawanita Sekayu, Kamis (28/02).
Perjanjian kerja sama ini tentang peningkatan jenjang pendidikan guru di lingkungan Pemkab Muba, untuk program pascasarjana dan FKIP Universitas PGRI.
“Kerja sama ini bertujuan untuk peningkatan kualitas sumber daya manusia tenaga pendidik. Terutama guru di Muba yang sebelumnya belum punya keinginan untuk meningkatkan pendidikan dari strata ke pascasarjana, alhamdullilah hari ini dapat kemudahan,” ungkap Apriyadi di sela penandatanganan MoA.
Menindaklanjuti kerja sama ini, selanjutnya Pemkab Muba akan terus berupaya melengkapi fasilitas sarana dan prasarana sekolah guna mewujudkan kependidikan yang berkualitas di Muba.
“Apa pun yang dibutuhkan akan kami usahakan ada, sepanjang tidak melanggar peraturan yang ada, yang terpenting laksanakan tugas dan kewajiban guru dalam mendidik anak bangsa,” tuturnya.
Sementara itu, Rektor Universitas PGRI Palembang, Bukman Lian mengucapkan terima kasih atas terjalinnya kerja sama ini. MoA ini untuk kali ke dua dilakukan Universitas PGRI, setelah sebelumnnya bersama Kabupaten Banyuasin.
“Tapi peserta pascasarjananya jauh lebih banyak di Kabupaten Muba,” katanya.
Menurut dia, Muba adalah kabupaten terbaik dari kabupaten lain, terutama keinginan untuk meningkatkan mutu dan SDM pendidik.
“Dalam kerja sama ini kita bebaskan uang pendaftaran bagi peserta guru Kabupaten Muba, kemudian akan mendapatkan diskon sebesar 25 persen sampai lulus, normalnya pascasarjana selama 18 bulan sudah bisa lulus,” tuturnya.
Dikatakan, sistem belajar juga tidak harus pertemuan langsung di kelas setiap hari, cukup menggunakan media jarak jauh, melalui media teknologi informasi.
“Untuk tesis serta pembuatan karya tulis ilmiah kami siap mendampingi dan melakukan pembimbingan, sehingga untuk persyaratan kenaikan pangkat ke VI A atau B menjadi lebih mudah. Selain itu juga untuk menjadi narasumber apabila ada keterkaitan dengan kegiatan pendidikan di Muba, maka kami siap dipanggil tanpa dipungut biaya akomodasi/transportasi,” tukasnya.(bas)

















