
RAUT wajah Arie Damayanti (34) seperti tanpa ekspresi, ketika menceritakan tentang kondisi Rahmad Ananda (5 bulan), anak bungsunya yang mengidap penyakit Hydrocephalus. Bayi yang masih dalam gendongannya tersebut, sesekali sambil memberikan minum kepada bayinya.
“Kalau masalah ongkos pengobatan sangat dibutuhkan pak. Karena suami saya hanya buruh serabutan. Untuk ongkos ini hanya mengandalkan kasbon (utang), sedangkan saya cuma ibu rumah tangga. Sekarang suami saya ada di Jambi. Saya sangat berharap uluran tangan pak” ungkapnya, saat ditemui dikediamannya, di Jalan Kopral Ramin No 3751 RT 03, Sukajaya, Palembang, Selasa (01/11).
Ibu tiga anak ini menuturkan, awalnya penyakit yang diderita Rahmad pada bagian kepala itu, terjadi sejak umur sebulan. Dia melihat terjadi pembenjolan ditulang ekornya, hingga merambat dan menyerang otak anaknya. Kepala bayi malang inipun makin hari kian membesar dan mencapai lingkar kepala sebesar 50cm. “Kami sudah melakukan sejumlah operasi. Saat ini, anak saya juga mengalami gangguan pendengaran dan juga penglihatan,” tuturnya.
Dengan segala keterbatasan, Arie harus menjaga dan merawat anaknya dengan benar-benar total. Terlebih, sang suami, Suharjito, harus mengais rezeki sebagai buruh di Kota Jambi. “Suami saya bekerja sebagai buruh di Jambi. Saya berharap ada uluran tangan dari para dermawan dan perhatian pemerintah,” tutupnya. (tul)

















