BOGOR, fornews.co – Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) menerima kunjungan kenegaraan Presiden Singapura Halimah Yacob di Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat, Selasa (4/2). Dalam pertemuan itu, kedua presiden membahas beberapa hal, salah satunya kerjasama investasi dua negara.
“Suatu kehormatan bagi saya menerima kunjungan presiden Singapura Presiden Halimah Yacob dan delegasi ke Indonesia. Dalam pertemuan belakang tadi kita membahas dua hal besar, yaitu kemajuan hubungan setelah pertemuan saya dengan PM Lee Oktober 2019 yang lalu dan kerja sama investasi serta hubungan masyarakat,” kata Jokowi.
Menurut Presiden Jokowi, hubungan erat yang telah dibangun kedua negara tidak hanya di bidang ekonomi, namun juga hubungan antarmasyarakat. Jokowi mengaku sangat puas dengan kemajuan kerjasama kedua negara.
Kemajuan kerja sama Indonesia-Singapura antara lain ditunjukkan dengan ditandatanganinya negosiasi perjanjian persetujuan penghindaran pajak berganda. Kemudian, selesainya perundingan dan telah ditandatanganinya kerja sama penegakan hukum kepabeanan antara Ditjen Bea Cukai dengan Singapore Police Coast Guard. Selanjutnya, implementasi rising fellowship program berupa pelatihan sejumlah kepala daerah dari Indonesia. Dan yang terakhir, telah disepakatinya perpanjangan repurchase agreement pada November 2019 antara Bank Indonesia dengan Monetary Authority of Singapore. Kelima, realisasi dan penguatan kerja sama dalam pelatihan industri 4.0.
Presiden Jokowi menyampaikan Singapura adalah negara sumber investasi terbesar di Indonesia sejak 2014. Dirinya sangat menghargai komitmen Singapura untuk terus melanjutkan kerja sama investasi termasuk proyek infrastruktur di Indonesia.
Di bidang pendidikan beberapa kerja sama yang akan didorong. Pertama, proyek penguatan kerja sama di blok 71 serta kolaborasi blok bisnis Indonesia dan unit bisnis salah satu universitas di Singapura. Kedua, kerja sama pelatihan bagi pengajar dosen politeknik difasilitasi Singapore politeknik dan kementerian perindustrian Republik Indonesia.
Ketiga, kerja sama pelatihan antara YPAC dan Singapore Internasional Foundation dan Singapora Head Services. Keempat kerja sama pendidikan serta research and development antara universitas kedua negara.
“Saya juga mengajak Presiden Halimah untuk terus mendorong penguatan kerja sama pendidikan dan R&D. khususnya di bidang pelatihan vokasi dan hubungan antarmasyarakat,” tandas Presiden Jokowi.
Presiden Singapura Halimah Yacob menyampaikan Presiden Jokowi dan dirinya sepakat bahwa ekonomi Indonesia dan Singapura terus meluas. Dalam kunjungan perdananya tersebut, Presiden Halimah mengaku puas atas berbagai kerja sama yang dilakukan Singapura dengan Indonesia, salah satunya proyek bersama pembangunan Kendal Industrial Park.
“Posisi Singapura sebagai negara yang menjadi salah satu sumber investasi terbesar bagi Indonesia sejak enam tahun terakhir menunjukkan kepercayaan Singapura atas perkembangan ekonomi Indonesia,” kata Presiden Halimah. (ari)

















