KAYUAGUNG, fornews.co – Mengantisipasi petugas Pemilu berguguran, yang kelelahan akibat proses pemilihan umum (Pemilu) yang panjang, Dinas Kesehatan Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), menerjunkan tim medis untuk memeriksa kesehatan para petugas (KPU, PPK hingga KPPS).
“Pengecekan kesehatan ini dilakukan menyusul banyaknya pemberitaan anggota PPK dan KPPS yang sakit hingga meninggal dunia karena kelelahan,” kata Kepala Dinas Kesehatan OKI, H M Lubis, Rabu (24/04).
Gugurnya petugas pemilu ini juga terjadi di Kabupaten OKI, (18/04) lalu. Salah seorang petugas KPPS dari Desa Suka Mulya, Kecamatan Lempuing yang diketahui bernama Tutik Hidayati.
Tutik diduga meninggal setelah mengalami kelelahan pasca mengikuti proses panjang pemilu 2019. “Untuk itu kita berinisiatif untuk men-stanby kan tim medis di setiap PPK,” ujarnya.
Proses yang panjang ini menurut Lubis memang cukup melelahkan bagi para petugas. “Tim medis ini akan stanby hingga penghitungan suara tingkat kecamatan selesai, kita berharap tidak ada lagi petugas yang meninggal,” tambahnya.
“Kita sudah menyediakan obat-obatan dan juga vitamin untuk petugas yang mengalami kelelahan,” tandasnya. (rif)

















